Apa sih Polimer ??

Apa sih Polimer ?? – Dalam kimia, istilah polimer berasal dari bahasa Yunani, yaitu: Poly artinya banyak and Meros artinya bagian. Jadi, jika dilihat secara umum, pengertian polimer adalah senyawa yang dibentuk oleh perpaduan unit molekul kecil sehingga jumlahnya menjadi semakin banyak.

Apa sih Polimer ??
Apa sih Polimer ??

Unit molekul kecil disebut monomer. Polimer akan terbentuk jika 100 atau 1.000 unit monomer bergabung dalam suatu rantai.

Padahal, polimer ini telah digunakan oleh manusia sejak berabad-abad sebelumnya dengan bentuk aspal, resin, minyak, dan karet. Industri polimer baru mulai berkembang selama revolusi industri.

Pada akhir 1830-an, Charles Goodyear berhasil memproduksi karet alam melalui proses vulkanisasi. Setelah 40 tahun kemudian, plastik keras seluloid nitroselulosa berhasil dipasarkan. Dan pada 1930-an, vinil, neoprene, polystyrene dan nilon diperkenalkan.

Lalu apa saja jenis polimer dan contohnya? Polimer adalah istilah yang lebih dikenal sebagai elemen plastik. Klasifikasi polimer berdasarkan asal mereka diklasifikasikan menjadi 3 kelompok, yaitu:

  • Polimer alami merupakan sebuah polimer yang memang berasal dari bahan alami seperti halnya sebuah kapas, kulit binatang, kayu, karet alam, dan rambut.
  • Polimer semi sintetik adalah jenis polimer yang memang berasal dari hasil modifikasi polimer dan bahan kimia yang alami.
  • Polimer sintetik adalah polimer buatan manusia. Contoh polimer sintetik merupakan kopolimer dan homopolimer.

Lalu bagaimana dengan adanya proses reaksi dalam pembentukan polimer?

Reaksi yang dibentuk oleh polimer disebut reaksi polimerisasi dan reaksi ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Polimerisasi adisi

Penambahan/adisi polimerisasi dibentuk dari beberapa monomer. Contoh: polisoprena (karet alam), polietilen (plastik), polipropilen (plastik), polistirena (karet untuk ban), polytetraflouroetena (ban karet)

  • Polimerisasi kondensasi.

Polimerisasi kondensasi, dibentuk oleh pelepasan molekul kecil monomer yang saling berhubungan. Misalnya: pembentukan plastik busa polystyrene, yang terdiri dari dua monomer berbeda, yaitu urea dan metana. Dua molekul ini bergabung menjadi satu, yang disebut dimer. Polimerisasi kondensasi meliputi: poliester (nilon), teteron, poliuretan, poliamida, dan bakelite.

Di samping itu memang perlu anda ketahui jika perbedaan antara polimerisasi adisi ataupun kondensasi ialah jika polimerisasi kondensasi akan dapat menghasilkan pelepasan molekul kecil, seperti: H2O dan NH3, tapi polimerisasi adisi tidak terjadi dalam pelepasan molekul.

Di atas adalah penjelasan singkat tentang arti polimer dan contoh. Semoga Anda bisa menjelaskan sifat-sifat polimer dan contoh-contoh polimer alami dan polimer sintetik secara umum.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *