Cara Budidaya Jagung Manis Terbukti Berhasil

Cara Budidaya Jagung Manis –┬áJagung manis, atau yang sering disebut dengan Zea Mays Saccharata ialah tanaman jagung yang sering sekali dikonsumsi sebagai jagung bakar atau sayur.

Cara Budidaya Jagung Manis Terbukti Berhasil
Cara Budidaya Jagung Manis Terbukti Berhasil

Karena tren gula yang rendah kalori sekarang ini mulai mencuat, pamor gula yang berasal dari jagung manis pun juga semakin meningkat. Karena hal ini nilai jual dari jagung manis sendiri cukup tinggi di pasaran.

Sudah memikirkan tentang budidaya jagung manis? Cara budidaya jagung manis memang sedikit sulit, hal ini dikarenakan ia jauh lebih rentan terkena serang hama bila di bandingkan dengan jagung biasa. Namun bila pembudidayaan dilakukan dengan baik, hasil panen juga akan sangat maksimal.

Baca Juga : Morfologi dan Klasifikasi Buah Naga

Cara Budidaya Jagung Manis

1. Memperoleh benih jagung manis

Pada tahap pertama, Anda harus memiliki bibit jagung manis terlebih dulu. Usahakan memperoleh bibit yang memiliki kualitas tinggi. Benih yang baik ialah hasil yang berasal dari varientas unggul, bahkan bebas dari berbagai macam penyakit dan cacat fisik.

Dengan pemilihan benih yang tepat ini , hasil panen Anda akan berlimpah. Untuk memperoleh benih yang berkualitas, Anda bisa memperolehnya dari petani yang telah sering melakukan pembudidayaan serta mempunyai hasil panen yang berlimpah. Cara menanam jagung manis yang seperti apa pun akan percuma bila bibit Anda mempunyai kualitas yang rendah.

2. Mengolah lahan penanaman

Cara untuk menanam jagung yang selanjutnya ialah mempersiapkan lahan untuk media menanam. Berikut tahapan yang bisa Anda lakukan, antara lain:

  • Cangkul lahan agar bisa menghasilkan tanah yang gembur. Diamkan selama kurang lebih 1 minggu agar dianginkan,
  • Bersihkan lahan dari gulma yang berbarengan ketika Anda mencangkul lahan,
  • Untuk tanah yang mempunyai tingkat keasaman yang tinggi yakni PH kurang 5, Anda bisa menambahkan kapur dolimit menggunakan dosis 1 ton 2 hektar lahan,
  • Jangan lupa memberi pupuk kandang untuk menutrisi tanah agar lahan mempunyai tingkat kesuburan yang lebih baik,
  • Ketika melakukan budidaya, memang Anda tidak harus membuat bedengan, Anda hanya perlu membuat drainase agar air hujan tidak menggenang. Buatkan drainase di jarak 4 meter,
  • Buat lubang tanam tugalan hingga kedalaman 5 cm, dengan jarak di antar lubang berkisar 30 x 60 cm.

3. Cara menanam

Setelah lahan untuk penanaman jagung manis telah siap, Anda bisa memasukkan bibit ke lubang yang telah di buat. Penanaman jagung manis lebih baik di mulai saat awal musim penghujan, dan di tiap lubang hanya Anda isi dengan satu benih tanaman. Hal ini bertujuan, agar pertumbuhan jagung bisa secara maksimal.

4. Penyulaman tanaman

Setelah benih sudah berusia kurang lebih 1 minggu, Anda dapat mengecek pertumbuhan tanaman jagung manis, ganti beberapa bibit gagal yang tidak dapat tumbuh dengan sempurna dengan bibit-bibit baru agar bisa menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih seragam. Cara budidaya jagung manis di tahap ini disebut dengan penyulaman tanaman.

5. Penyilangan tanaman

Setelah tanaman sudah berusia kurang lebih 2 minggu sejak masa tanam, Anda bisa membersihkan rumput liar yang tumbuh pada sekitar tanaman dengan menggunakan tangan ataupun menggunakan cangkul yang kecil. Agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa membersihkan gulma dengan menggunakan cara alami dan tidak mempergunakan pestisida.

Pada tahap ini, lakukan pula pembubuhan tanaman agar batang jagung nantinya tidak mudah roboh. Cara ini dengan mengumpulkan tanah yang berada di sekitar akar tanaman jagung sehingga membentuk sebuah gundukan tanah agar bisa menguatkan tanaman. Proses pembubuhan ini bisa dilakukan setelah tanaman jagung berusia 1 bulan setelah masa penanaman.

6. Penyiraman

Setelah Anda melewati berbagai macam tahapan di atas, Anda juga harus melakukan penyiraman dengan cara yang rutin. Apalagi penanaman di saat musim kemarau, paling tidak Anda harus melakukan penyiraman beberapa hari sekali, namun jangan sampai air yang digunakan untuk menyiram terlalu berlebih. Tujuan dari penyiraman ini agar bisa menjaga kelembaban lahan agar tanaman tidak kekeringan.

7. Pemupukan

Jangan salah, walaupun di tahap awal Anda sudah melakukan pemupukan, namun setelah jagung di tanam dan tumbuh, Anda juga masih harus melakukan pemupukan. Pemupukan susulan ini bisa menggunakan pupuk kandang atau pun pupuk buatan, yang pasti jaga tanah agar bisa tetap subur serta kaya akan unsur hara. Pemupukan ini bisa dilakukan sejak jagung berumur 2 bulan.

8. Masa panen

Untuk pemanenan, jagung manis sendiri berbunga setelah ia berumur 50 hari. Sepuluh hari ketika Anda akan melakukan panen utama, akan lebih baik Anda memanen jagung muda, di masa ini nantinya akan tumbuh 2 tongkol jagung, Anda dapat memetik tongkol yang berada di paling bawah. Memanen tongkol yang masih muda ini dimaksudkan agar asupan serta nutrisi yang berada di tongkol utama telah tercukupi. Panen utama dapat dilakukan setelah umur 65 hingga 75 hari.

Demikianlah langkah-langkah bagaimana cara budidaya jagung manis yang dapat Anda terapkan!

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Alpukat

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *