Fungsi, dan Jenis Motivasi

Fungsi, dan Jenis Motivasi – Dalam proses belajar, motivasi sangat dibutuhkan, dikarenakan seseorang yang tidak memiliki motivasi dalam belajar, tidak akan mungkin melakukan kegiatan belajar. motivasi diperlukan dalam menetapkan intensitas usaha belajar buat para pelajar.

Fungsi, dan Jenis Motivasi
Fungsi, dan Jenis Motivasi

Menurut Djamarah (2002: 123) terdapat tiga fungsi motivasi:

  1. Motivasi sebagai pendorong tindakan. motivasi memiliki fungsi sebagai pendorong untuk mempengaruhi perilaku apa yang semestinya pelajar ambil dalam rangka belajar.
  2. Motivasi menjadi penggerak kegiatan. dukungan psikologis menciptakan perilaku terhadap peljar itu yakni suatu kekuatan yang tidak terbendung, yang kemudian terjelma dalam wujud aksi psikofisik.
  3. Motivasi sebagai pengendali kegiatan. Pelajar yang mempunyai motivasi bisa menyeleksi mana kegiatan yang mesti dijalani dan mana kegiatan yang diabaikan.

Menurut Hamalik (2003: 161) fungsi motivasi ialah:

  1. Mendorong munculnya suatu sikap atau perilaku. Tanpa adanya motivasi maka tidak akan muncul perilaku seperti belajar
  2. Motivasi berfungsi sebagai pengendali. artinya mengarahkan kegiatan ke pencapaian tujuan yang diinginkan.
  3. Motivasi berfungsi sebagai penggerak. motivasi berfungsi sebagai mesin dalam mobil. Besar kecilnya motivasi akan menjadi gambaran cepat lambatnya suatu pekerjaan.

Menurut Sardiman (2006: 85) terdapat 3 fungsi motivasi:

  1. Mendorong orang untuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi.
  2. Menentukan arah kegiatan, yakni kearah tujuan yang akan digapai
  3. Menyeleksi kegiatan adalah menentukan perbuatan-perbuatan apa yang perlu dikerjakan yang cocok demi mencapai tujuan dengan menyisihkan tujuan-tujuan yang tidak berfaedah bagi tujuan tersebut.

Dengan adanya upaya yang tekun dan dilandasi motivasi maka pelajar akan belajar dengan baik dan prestasi belajar akan optimal.

Jenis Motivasi

Menurut Dimyati dan Mudjiono motivasi sebagai kekuatan mental individu memiliki 2 jenis tingkat kekuatan, yaitu:

  1. Motivasi Primer
    Motivasi primer yaitu motivasi berdasarkan motif-motif dasar, motif dasar tersebut berasal dari segi biologis atau jasmani manusia. Dimyati mengutip pendapat yang diungkapkan Mc.Dougal bahwa tingkah laku tersusun dari pemikiran tentang tujuan dan perasaan subjektif dan dorongan mencapai kepuasan contoh mencari makan, rasa ingin tahu dan sebagainya.
  2. Motivasi sekunder
    Motivasi sekunder merupakan motivasi yang dipelajari, motif ini dikaitkan dengan motif sosial, sikap dan emosi dalam belajar terkait komponen penting seperti afektif, kognitif dan kurasif, sehingga motivasi sekunder dan primer sangat penting dikaitkan oleh siswa dalam usaha pencapaian prestasi belajar.

Baca Juga : Pengertian Motivasi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *