Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jawawut

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jawawut – Selamat malam semuanya kali ini kita akan membahas bagaimana cara pengendalian hama jewawut beserta dengan penyakitnya, banyak petani yang mengalami kerugian saat musim panen tiba karena hama dan penyakit yang menyerang , seperti pada tanaman jawawut ini , namun apabila tanaman jawawut di budidayakan dengan baik kemungkinan diserang oleh hama semakin kecil. Lantas hama dan penyakit apa yang biasanya menyerang tanaman ini ? berikut ulasannya.

Penyakit dan Hama pada Tanaman Jawawut

  • Burung

Tanaman ini ternyata sering diserang oleh burung , biasanya burung menyerang saat jawawut masih dalam proses pembudidayaan , burung merupakan salah satu jenis hama yang cukup sulit untuk dikendalikan sehingga banyak petani yang mengalami gagal panen , namun untuk pengendaliannya bisa di coba dengan menyebarkan umpan biji jawawut yang telah dicampur dengan racun tikus atau zink phosphit pada saat benih dari tanaman jawawut baru di tanam.

  • Kutu Daun

Hama tersebar kesuluruh wilayah yang beriklim tropis termasuk Indonesia , selain tanaman jawawut kutu daun juga bisa menyerang tanaman lain seperti jagung sorgum dan tebu , indikasinya tanaman yang terserang oleh kutu daun adalah daun yang menguning dan kering selain itu juga kutu menyerang tanaman jawawut menimbulkan mosaic atau garis klorose yang sejajar dengan tulang daun , pengendaliannya dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami dari hama kutu daun , dan menyemprotkan insektisida sistematik karbofuran.

  • Tikus

Hama yang satu ini menyerang tanaman jawawut pada berbagai kondisi yang ada , serangan yang disebabkan hama satu ini sering mengakibatkan gagal panen , untuk pengendaliannya bisa memanfaatkan musuh alami dari tikus seperti kucing dan anjing , atau bisa juga memanfaatkan racun tikus.

  • Penyakit Biji

Penyakit yang satu ini tersebar di seluruh dunia bisa menyerang tanaman selain jawawut , seperti sorgum , jagung dan tebu , indikasi tanaman yang terkena penyakit ini adalah membusuk nya biji dan berubah warnya menjadi kecoklatan , hitam , atau putih , penyakit biji disebabkan oleh cendawan aspergillus sp , untuk pengendaliannya bisa ditanam varietas tanaman jawawut yang tahan terhadap penyakit , melakukan panen saat waktu yang tepat saat berumur 3 – 4 bulan , melakukan pengeringan dan pelembaban pada suhu yang pas antara 4 – 10 derajat celcius , menggunakan asam organic ( isobutyric , propionic , acetic ) dan tentu menyimpan biji tanaman jawawut dengan baik .

Nah itu saja untuk pembahasan kali ini semoga bisa membantu dan bermanfaat , sekian saja dan terimakasih .

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *