Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Lidah Mertua

Salah satu tanaman hias yang sangat dikenali dan tergolong populer di kalangan masyarakat kita adalah tanaman lidah mertua. Biasanya tanaman lidah mertua ini ditanam di perkarangan rumah atau di sekitaran pagar rumah baik menggunakan pot atau ditanaman langsung di tanah. Daun tanaman lidah mertua ini bentuknya memanjang dan warnanya hijau serta memiliki bintik putih. Ujung daunnya berbentuk runcing, keras dan tumbuh tegak ke atas.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Lidah Mertua
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Lidah Mertua

Lidah mertua memiliki nama latin Sansevieria. Selain digunakan sebagai tanaman hias, lidah mertua juga bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan rambut, wasir, mengobati diabetes, dan lainnya. Dibandingkan dengan tanaman lain, tanaman lidah mertua ini memiliki keistimewaan yaitu berupa dapat menyerap bahan beracun, seperti misalnya karbondioksida, benzene, trichloroethylene, dan formaldehyde.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Bawang Putih

Secara umum, tanaman lidah mertua dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan yang kurang air, namun pada lingkungan lembab dan basah juga akan tetap tumbuh dengan baik. Sedangkan secara sistematis, tanaman lidah mertua ini bisa dibedakan menurut anatomi, klasifikasi dan juga morfologi. Berikut adalah klasifikasi dan morfologi dari tanaman lidah mertua :

Klasifikasi Tanaman Lidah Mertua

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Divisi : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Super Ordo : Asparagales
  • Family : Asparagaceae
  • Genus : Sansevieria Thunb.
  • Spesies : Sansevieria trifasciata hort. ex Prain
  • Spesies : Sansevieria ehrenbergii
  • Spesies : Sansevieria hyacinthoides
  • Spesies : Sansevieria cylindrica

Morfologi Tanaman Lidah Mertua

  1. Morfologi Akar

Tanaman lidah mertua terbagi ke dalam dua jenis, yaitu tanaman yang tumbuhnya memanjang ke atas dan tanaman berdaun pendek yang melingkar dan berbentuk roset. Lidah mertua mempunyai warna yang beragam, mulai dari warna hijau tua, hijau muda, hijau abu, hingga hijau kekuningan. Tanaman lidah mertua tergolong ke dalam tanaman herba dengan akarnya yang rimpang dan tumbuh horizontal. Warnanya merah kekuningan serta memiliki tinggi 0.4 hingga 1.8 meter.

  1. Morfologi Daun

Tanaman lidah mertua memiliki daun yang berbentuk garis dan menyempit di bagian pangkal dengan bagian ujung daunnya meruncing. Daun tanaman lidah mertua mengandung serat yang memiliki sifat kenyal dan kuat. Kandungan ini disebut sebagai bowstringhemp dan sering digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan kain.

Daun lidah mertua tebal dan mempunyai kandungan air sekulen sehingga tanaman ini tahan terhadap kekeringan. Daunnya juga mempunyai motif alur atau garis-garis yang terdapat pada tiap helai daun. Motif daunnya ini ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan atau zig-zag.

  1. Morfologi Bunga

Tanaman lidah mertua memiliki tandan yang bertangkai panjang di ujung akar rimpang. Berkas bunga lidah mertua adalah selaput kering dan letaknya biasanya di ketiak daun pelindung. Tangkai anak bunga lidah mertua ini memiliki ruas dan panjangnya sekitar 6 hingga 8 mm. Benang sari bunganya berjumlah 6 serta tangkai putik tanaman ini memiliki kepala berbentuk bulat dan rata.

  1. Morfologi Biji

Tanaman lidah mertua juga mempunyai bakal buah yang akan memiliki biji di tiap ruangnya. Di dalam satu ruang itu terdapat biji sekitar 1 hingga 3 buah yang bentuknya bulat, memanjang. Warna bijinya kecoklatan hingga kehitaman kusam. Biji tanaman ini dapat diperbanyak dengan menggunakan penanaman atau persemaian biji yang memiliki kualitas bagus sehingga menghasilkan tanaman lidah mertua yang bagus pula.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bambu

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *