Pengertian dan Contoh Liberalisme

Pengertian dan Contoh Liberalisme – Paham liberalisme mula-mula berkembang dari adanya Revolusi Perancis yang terjadi di abad ke-18, dimana pada saat itu, terdapat kesenjangan sosial yang mencolok di masyarakat.

Pengertian dan Contoh Liberalisme
Pengertian dan Contoh Liberalisme

Terdapat penggolongan status sosial tertentu di masyarakat yang mana kenyamanan, kekayaan hanya dapat dirasakan oleh golongan-golongan tertentu, seperti keluarga kerajaan ataupun para pemuka agama, sedangkan mereka yang tidak memiliki hak menuntut adanya kebebasan dan kemerdekaan hingga kemudian terbentuklah para golongan liberal ini.

Paham liberalisme ini merupakan paham yang berbanding terbalik dengan paham komunis, dimana dalam paham liberalis menjunjung tinggi kebebasan bagi masyarakatnya.

Dalam bidang ekonomi misalnya terdapat semboyan ‘laissez-faire’ (dari Bahasa Prancis yang memiliki arti ‘biarkanlah’) dimana diartikan biarkanlah produksi dilaksanakan oleh pihak swasta dan atas usahanya sendiri.

Biarkan pula harga terbentuk atau ditentukan melalui permintaan dan penawaran yang ada di pasar, tanpa adanya campur tangan negara.

Salah satu ahli ekonomi yang menganut paham liberalisme ini adalah Adam Smith, dikutip dalam bukunya The Wealth of Nations, 1778, dikatakan bahwa kebebasan berusahan yang didorong oleh kepentingan ekonomi pribadi merupakan pendorong kuat menuju kemakmuran bangsa.

Dalam paham liberalis, pemerintah tidak serta merta melepas diri tanpa intervensi, melainkan tetap bertugas menyelenggarakan apa yang diperlukan demi kepentingan umum dan masyarakat pun tetap harus patuh pada hukum yang berlaku.

Pengertian Pengertian

Pengertian Liberalisme merupakan suatu ideologi atau paham yang mana sangat menjunjung tinggi kebebasan dan persamaan hak bagi para individunya dalam berbagai aspek kehidupan baik politik, ekonomi, sosial, agama dan aspek kehidupan lainnya.

Pada umumnya, paham liberalisme tumbuh dalam sistem demokrasi karena keduanya sama-sama menjunjung tinggi adanya kebebasan individu.

Salah satu contoh gambaran terkait paham liberalisme ini adalah suatu negara yang memiliki banyak suku, ras, agama, dimana hal ini menunjukkan adanya kebebasan terhadap individunya untuk dapat menentukan sendiri pilihannya dan kebebasan dalam memilih juga dijamin oleh peraturan-peraturan yang ada di negara tersebut.

Contoh lain paham liberalisme dalam bidang ekonomi adalah diberikannya kebebasan dalam melakukan kegiatan ekonomi oleh pihak manapun, masyarakat secara bebas dapat berkreasi dan berinisiatif dalam melakukan kegiatan ekonomi dan dapat menentukan keuntungannya sendiri karena harga terbentuk melalui mekanisme pasar tanpa campur tangan negara.

Baca Juga : Pengertian Akuntansi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *