Pengertian dan Jenis Kromatografi

Pengertian dan Jenis Kromatografi – Dalam kehidupan kita sehari-hari, terdapat berbagai macam bahan yang berupa campuran.

Pengertian dan Jenis Kromatografi
Pengertian dan Jenis Kromatografi

Padahal sebenarnya kita membutuhnkan komponen-komponen tersebut secara terpisah dari campurannya. Untuk dapat mengenali dan memisahkan komponen tersebut, perlu dilakukan pemisahan. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah kromatografi.

Kromatografi berasal dari kata chromatus yang berarti warna dan graphein yang berarti menulis. Kromatografi merupakan salah satu teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan distribusi dari komponen-komponen dalam campuran tersebut (perbedaan kecepatan perambatan komponen dalam suatu medium). Perbedaan distribusi tersebut membagi komponen menjadi fasa diam dan fasa gerak.

  • Fasa gerak

Merupakan pembawa komponen dari suatu campuran melalui fasa diam.

  • Fasa diam

Akan berikatan dengan komponen dari suatu campuran dengan afinitas yang berbeda-beda.

Berdasarkan fasa geraknya, kromatografi dibedakan menjadi:

  1. Kromatografi gas, yang menggunakan fasa gerak berupa gas. Pada jenis kromatografi ini, dapat digunakan fasa diam berupa padatan dan cairan yang ditempatkan pada kolom sehingga dikenal dengan nama kromatografi padat-gas dan kromatografi cair-gas. Teknik kromatografi gas ini digunakan untuk memisahkan komponen volatil yang cenderung stabil terhadap peruahan suhu.
  2. Kromatografi cair, yang menggunakan fasa gerak berupa cairan. Jenis kromatografi ini dibedakan menjadi:
  • Paper chromatography

Pada kromatografi ini, digunakan fasa gerak dan fasa diam berupa cairan. Metode ini dapat dikatakan sebagai metode yang paling sederhana dalam jenis kromatografi cair, sejak dikenalkannya pada tahun 1944.

  • Column liquid chromatography

Merupakan metode yang paling diunggulkan dalam memisahkan campuran.

Bila dibedakan lagi berdasarkan fasa geraknya, kromatografi ini terbagi lagi atas:

  • Kromatografi cair-cair, yang menggunakan fasa gerak berupa cairan.
  • Kromatografi padat-cair, yang menggunakan fasa gerak berupa padatan.
  • Thin layer chromatography

Metode ini banyak digunakan dalam bidang farmasi, forensik, industry makanan, hingga kosmetik. Dalam industri makanan, metode ini digunakan untuk mengontrol kualitas produk makanan.

Bila dibandingkan dengan paper chromatography, thin layer chromatography merupakan jenis metode yang lebih cepat, lebih sensitif, dan lebih bersifat reproducible. Dalam penelitian ilmiah, sifat reproducible ini penting karena menandakan metode tersebut akurat.

Selain itu, keuntungan dari menggunakan teknik ini adalah biayanya yang murah, dapat digunakan untuk analisa beberapa sampel secara bersamaan, dan tidak dipelukan banyak proses persiapan pada sampel.

Bila dibedakan lagi berdasarkan fasa geraknya, kromatografi ini terbagi atas:

  • Kromatografi cair-cair, yang menggunakan fasa gerak berupa cairan.
  • Kromatografi padat-cair, yang menggunakan fasa gerak berupa padatan.

Nah, sekarang kita sudah mengetahui lebih banyak tentang metode kromatografi. Yuk, kita praktikkan metode kromatografi ini!

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *