Pengertian dan Karakteristik Dioda

Pengertian dan Karakteristik Dioda – Dioda (disebut juga diode) adalah komponen elektronika aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai fungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah, tetapi menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Dioda sering dipergunakan sebagai penyearah dalam rangkaian listrik.

Pengertian dan Karakteristik Dioda
Pengertian dan Karakteristik Dioda

Dioda memiliki 2 Elektroda (terminal), yaitu Anoda (+) dan Katoda (-) dan memiliki prinsip kerja yang berdasarkan teknologi pertemuan p-n (positif-negatif) semikonduktor, yaitu dapat mengalirkan arus dari tipe-p menuju ke sisi tipe-n, tetapi tidak dapat mengalirkan arus ke arah sebaliknya.

Cara kerja Dioda dibagi menjadi 3 kondisi, yaitu:

  1. Kondisi tanpa tegangan

Pada kondisi ini, terdapat suatu perbatasan medan listrik pada daerah P-N. Daerah p yang ditempat elektron negatif disebut hole. Ion positif tinggal di sisi n, sedangkan ion negative tinggal di sisi p. Ion-ion yang tinggal tersebut membentuk medan listrik statis yang menjadi penghalang pergerakan elektron pada diode.

  1. Kondisi diberi tegangan positif

Pada kondisi ini, bagian anoda disambungkan dengan terminal positif sumber listrik dan bagian katoda disambungkan dengan terminal negatif. Ion positif akan tertarik ke sisi katoda, sedangkan ion negatif akan tertarik ke sisi anoda. Rangkaian arus yang terbentuk adalah rangkaian tertutup

  1. Kondisi diberi tegangan negative

Pada kondisi ini, bagian anoda disambungkan dengan terminal negatif, dan bagian katoda disambungkan dengan terminal positif.

Tegangan eksternal akan mengakibatkan ion-ion yang jadi penghalang listrik tersebut tertarik ke masing-masing kutub. Pemberian tegangan negatif akan membuat ion-ion negatif tertarik ke sisi katoda (n-type) yang diberi tegangan positif, dan ion-ion positif tertarik ke sisi anoda (p-type) yang diberi tegangan negatif.

Pergerakan ion-ion tersebut searah dengan medan listrik statis yang menghalangi pergerakan elektron, sehingga penghalang tersebut akan semakin tebal oleh ion-ion. Akibatnya, listrik tidak dapat mengalir melalui dioda dan rangkaian diibaratkan menjadi rangkaian terbuka.

Dioda memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

  • Untuk alat sensor panas, misalnya dalam amplifier.
  • Sebagai sekering(saklar) atau pengaman.
  • Untuk rangkaian clamper dapat memberikan tambahan partikel DC untuk sinyal AC.
  • Untuk menstabilkan tegangan pada voltage regulator.
  • Untuk penyearah.
  • Untuk indicator.
  • Untuk alat menggandakan tegangan.
  • Untuk alat sensor cahaya, biasanya menggunakan dioda photo.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *