Pengertian  Dan Proses Mitosis

Pengertian  Dan Proses Mitosis – Asal suku kata ‘Mitosis’ adalah berasal dari Bahasa Yunani yaitu ‘Mites’ yang memiliki arti benang dan ‘Osis’ yang artinya sebuah proses. Nah dari asal – usul kata ini dapat diartikan bahwa pembelahan mitosis mengandung arti sebagai sebuah proses terjadinya pembelahan ‘nukleus’ menjadi dua anakan nukleus dimana masing – masing anakan nukleus akan menampung 1 set ‘kromosom’ yang akan membentuk benang – benang halus dan panjang hingga berjumlah sama dengan jumlah kromosom dari sel – sel induknya. Proses inilah yang disebut dengan istilah mitosis terjadi pada sel tubuh / ‘sel somatis’.

Pengertian  Dan Proses Mitosis
Pengertian  Dan Proses Mitosis

Seperti diketahui bahwa pembelahan mitosis adalah merupakan sebuah rangkaian dimana terjadinya proses yang bersangkutan secara tidak langsung karena harus melalui beberapa tahapan atau fase yaitu fase pembelahan mitosis dari tahapan pembelahan pertama dengan pembelahan selanjutnya yang melibatkan benang – benang ‘gelendong’ dengan tujuan untuk mengatur pola tingkah laku dari sekumpulan kromosom di dalamnya.

Pembelahan mitosis yang sedang berlangsung memiliki tujuan untuk mempertahankan kondisi pasangan kromosom sejenis melalui pembelahan inti terhadap sel – sel somatis yang dilakukan secara berkesinambungan. Proses inilah sebelumnya diawali dengan terjadinya pembelahan inti yang dikenal dengan istilah ‘kariokinesis’ untuk selanjutnya akan melakukan pembelahan ‘sitoplasma / sitokinesis’.

Tahap – Tahap / Proses Mitosis

Rangkaian dari proses pembelahan mitosis tersebut di atas bisa dilalui dengan 4 tahapan yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Berikut di bawah ini adalah masing – masing penjelasan yang dapat kami berikan terkait dengan masing – masing dari tahap / proses mitosis, antara lain :

Tahap / proses profase

Pada tahap awal ini merupakan sebuah proses dari rangkaian terjadinya pembelahan mitosis yang dikenal dengan istilah profase. Di dalam tahap profase terjadi beberapa hal antara lain :

  1. Sel – sel induk akan melakukan pembelahan guna memperlihatkan gejala – gejala berupa terbentuknya dua ‘sentriol’ dan ‘sentrosoma’ dimana yang satu tetap ditempat sedangkan yang lainnya akan bergerak menuju ke arah kutub yang berlawanan.
  2. Dari masing – masing sentriol akan muncul serabut – serabut bernama ‘filamen’ yang disebut dengan nama benang gelendong pembelahan / benang spindel yang akan menghubungkan antara sentriol yang satu dengan sentriol lainnya.
  3. Membran inti akan terlihat jelas melalui profase tahap awal untuk selanjutnya akan terpecah – pecah.
  4. Butiran – butiran ‘kromatin’ memiliki bentuk memanjang yang nantinya akan menjadi kromatin untuk selanjutnya mengecil dan menjadi kromosom, pada bagian yang menipis disebut dengan istilah ‘sentromer’, Sentromer adalah salah satu bagian dari kromosom yang tidak mampu menyerap warna. Masing – masing sentromer mengandung ‘kinetokor’ yang merupakan wadah untuk ‘mikrotubul’ saling terikat.
  5. Kromosom akan membuat duplikasi berbentuk membujur dibagi menjadi dua yang masing – masing disebut dengan istilah ‘kromatid’. Bersamaan dengan proses ini, nucleolus mulai mengecil lalu perlahan – lahan menghilang.
  6. Kromatid akan terjerat ke dalam benang ‘spindel’.
  7. Benang spindel akan meluas keluar menuju ke segala arah yang disebut dengan istilah ‘aster’.
  8. Pada akhir tahap profase ini, selubung inti sel mulai pecah dan masing – masing kromatid akan melekat di bagian beberapa benang spindel pada kinetokor.
  9. Terakhir adalah kromosom duplikat akan meninggalkan daerah kutub yang sejajar dengan bidang ekuator. Di dalam sel – sel tumbuhan yang tidak menyimpan sentriol, benang gelendong pembelahan akan terbentuk pada masing – masing dua titik yang disebut dengan istilah titik kutub.

Tahap / proses metafase

Pada tahap kedua ini terjadi periode dimana kromosom berada pada bidang ekuatorial. Rangkaian peristiwanya adalah sebagai berikut : membran inti sudah menghilang lalu kromosom menuju ke bidang ekuator, dengan kondisi sentromer seolah – olah berpegang pada benang gelendong pembelahan maka pada fase inilah kromosom mulai terlihat cukup jelas.

Tahap / proses anafase

Pada fase ini kromatid akan bergerak menuju ke arah kutub – kutub yang saling berlawanan. Kondisi kinetokor yang masih melekat dalam benang spindel memiliki fungsi sebagai petunjuk jalan, sedangkan di bagian lengan kromosom akan mengikuti di belakangnya.

Tahap / proses telofase

Pada tahapan terakhir ini, di dalam proses pembelahan mitosis akan terjadi kondisi sebagai berikut : kromatid – kromatid mulai mengumpul dalam kutub masing – masing. Akan diikuti dengan proses dimana benang gelendong mulai menghilang, kromatid akan menjadi kusut dan butiran – butiran kromatin kembali muncul dengan dibarengi oleh selaput inti terbentuk berbarengan dengan nukleolus. Sedangkan di bagian ekuator akan terjadi lekukan yang semakin lama akan menjadi semakin dalam hingga ke sel – sel induk yang terbagi menjadi dua bagian dan masing – masing sisi memiliki sifat dan jumlah kromosom yang menyerupai kondisi induk.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang pengertian dan proses mitosis, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *