Pengertian Inti Sel (Nukleus)

Pengertian Inti Sel (Nukleus) – Sel merupakan salah satu bagian terkecil dalam tubuh mahluk hidup, dan mereka tidak bekerja sendiri tetapi berkelompok.

Pengertian Inti Sel (Nukleus)
Pengertian Inti Sel (Nukleus)

Dan diantara sel-sel tersebut ada salah satu sel yang kerjanya sebagai pengendali dalam kegiatan sel. Sel tersebut dinamakan inti sel atau Nukleus.

Nekleus merupakan salah satu dari beberapa struktur yang memiliki fungsi khusus yang ditemukan di dalam organisme.

Biasanya pada satu sel  berinti tunggal, tetapi ada juga yang memiliki lebih dari satu inti. Nukleus memiliki membran yang menyelubunginya disebut selubung inti. Membran ini  memisahkan antara isi nukleus dengan sitoplasma.

Nukleus ini di batasi dengan membran.  Di dalam Nukleus membran nuklir terdapat medium setengah cairan semifluida yang di dalamnya berisi  kromosom tersuspensi.

Kromosom tersebut sebagai struktur memanjang yang tidak mudah diamati dengan mikroskop cahaya. Dalam keadaan seperti biasa disebut kromatin. Nukleus merupakan pusat pengendali di dalam sel.

Seumpama nukleus dalam sel tersemmut rusak, maka telur itu tidak  dapat melanjutkan perkembangannya menjadi suatu individu baru.

Tetapi jika nukleus akan  itu di keluarkan dari suatu amoeba, organisme ini akan hidup terus selama beberapa hari. Akan tetapi tidak dapat makan atu pun berkembang biak, dan akhirnya pun juga akan mati.

Inti Sel atau nukleus memiliki  kandungan biomolekul dapat menyimpan serta menyandi instruksi-instruksi genetika setiap organisme dan banyak jenis virus atau bisa disebut DNA.

DNA ini membentuk kromosom dengan beberapa jenis protein. Gen yang terdapat pada kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.

Dan salah satu fungsi nukleus adalah menjaga integritas gen-gen tersebut serta mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen.

Selain dari hal itu nukleus juga dapat  berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, juga dapat memproduksi mRNA sehingga dapat mengkodekan protein, sebagai tempat untuk sintesis ribosom, serta tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, dan mengatur kapan serta di mana ekspresi gen harus dimulai,  dan diakhiri.

Berdasar jumlah nukleus, sel dapat dibedakan menjadi 3  bagian yaitu Sel mononukleat (berinti tunggal), Binukleat (inti ganda) Multinukleat (inti banyak).

Baca Juga : Budidaya Tanaman Kacang Panjang

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *