Pengertian Kalimat Imperatif

Pengertian Kalimat ImperatifKalimat dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa jenis. Beberapa jenis tersebut diantaranya, kalimat deklaratif, kalimat interogatif, kalimat imperatif, kalimat seruan, dan kalimat pengandaian.

Pengertian Kalimat Imperatif
Pengertian Kalimat Imperatif

Kalimat deklaratif atau kalimat berita adalah kalimat yang bertujuan untuk menyampaikan suatu informasi. Kalimat interogatif atau kalimat tanya adalah kalimat yang bertujuan untuk mencari tahu suatu informasi atau jawaban atau respon dari lawan bicara. Kali ini, kita akan membahas mengenai kalimat imperatif.

Kalimat imperatif atau kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan untuk memberikan perintah atau komando dan sifatnya mengharuskan.

Baca Juga : Pengertian Roman

Biasanya, kalimat imperatif akan diakhiri dengan tanda baca seru (!) dan dibaca dengan intonasi yang meninggi pada akhir kalimat.

Perintah yang ingin disampaikan dalam kalimat imperatif dapat berupa permohonan atau permintaan, larangan, dan ajakan. Kalimat imperatif memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:

  • Berisfat memaksa: kalimat imperatif menuntut balasan dari lawan bicara, baik berupa jawaban verbal maupun tindakan.
  • Berisi ajakan atau perintah atau larangan: ajakan, perintah, dan larangan merujuk pada perintah yang merupakan tujuan dari kalimat imperatif.
  • Kalimatnya berintonasi tinggi: intonasi yang tinggi umumnya digunakan pada akhir kalimat untuk memberikan kesan tegas.
  • Memiliki pola kalimat inversi: kalimat inversi adalah kalimat yang diawali dengan predikat kemudian baru disusul dengan subjek sehingga berpola P-S.
  • Umumnya menggunakan kata berpartikel -lah atau -kan
  • Menggunakan tanda baca seru (!) di akhir kalimat

                Kalimat imperatif berbeda dengan kalimat seruan, meskipun keduanya diakhiri dengan tanda baca seru (!) dan dibaca dengan intonasi yang meninggi pada akhir kalimat. Berbeda dengan kalimat imperatif yang digunakan untuk memberikan perintah, kalimat seruan adalah kalimat yang umumnya digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Pada kalimat seruan, perasaan yang diungkapkan umumnya adalah perasaan yang bernada positif. Berikut adalah beberapa contoh kalimat imperatif dan kalimat seruan, untuk mempermudah kita mengetahui perbedaanya.

Contoh kalimat imperatif:

  • Anni, tolong ambilkan bukuku! (permohonan/permintaan)
  • Jangan keluar rumah! (larangan)
  • Mari buang sampah pada tempatnya! (Ajakan)

Contoh kalimat seruan:

  • Wah, indah sekali taman ini!
  • Hore, aku menang!
  • Aku senang sekali hadiahnya!

Baca Juga : Arti Ambigu Adalah

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *