Perbedaan Utang Usaha Dengan Utang Wasel

Perbedaan Utang Usaha Dengan Utang Wasel – Pengetahuan terkait utang piutang memang penting untuk diketahui secara luas. Berikut ini adalah penjelasan tentang perbedaan utang usaha dan utang wesel.

Perbedaan Utang Usaha Dengan Utang Wasel
Perbedaan Utang Usaha Dengan Utang Wasel

Pengertian Utang Usaha Dan Utang Wesel

Pengertian Utang usaha atau utang dagang merupakan perjanjian tidak tertulis oleh dari kreditur kepada debitur terkait transaksi pembelian barang secara kredit.

Dalam kehidupan sehari hari kita bisa menemukan praktik utang dagang misalnya di pasar. Sebagai contoh pak budi adalah seorang petani dan hanya memiliki uang saat sawahnya panen, kemudian pak budi berniat membeli seekor kambing kepada pak tarno.

Karena saat itu pak budi tidak mempunyai uang maka pak budi mengajukan hutang kredit berupa perjanjian tidak tertulis bahwasanya pak budi akan melunasi biaya pembelian seekor kambing dari pak tarno pada saat pak sawah pak budi panen.

Utang wesel merupakan sebuah perjanjian tertulis yang dilakukan oleh kreditur kepada debitur pada saat kreditur gagal melakukan pembayaran hutang setelah jatuh tempo.

Hutang wesel ini sering dibuat ketika ada kreditur yang gagal dalam pembayaran hutang meskipun hutangnya sudah jatuh tempo, sehingga sifat dari hutang wesel ini sendiri sangat mengikat.

Dalam praktiknya kita bisa menemui utang wesel ini pada orang yang gagal membayar cicilan motor. Sebagai contoh pak budi memiliki sebuah sepeda motor yang masih dalam masa kredit.

Namun pada bulan ke 3 dan ke 4 pak budi tidak bisa membayar cicilan kreditnya sehingga pak tarno selaku debt kolektor membuat sebuah surat utang wesel guna menekankan kepada pak budi agar utangnya segera dibayar.

Baca Juga : Faktor Kegagalan Wirausaha Bisnis Online

Perbedaan Utang Usaha Dan Utang Wesel

Dari segi waktu utang usaha memiliki jangka waktu yang relatif panjang bahkan hingga menginjak satu tahun, namun tetap harus anda bedakan dengan hutang jangka panjang. Sedangkan hutang wesel  memiliki jangka waktu yang relatif pendek biasanya tengat waktu utang wesel ini paling panjang 60 hari.

Dari segi penagihan, hutang usaha merupakan hutang antara kedua belah pihak yang saling percaya dan memiliki jejak kerja sama yang baik sehingga segala macam penagihan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Sedangkan hutang wesel dibuat karena kreditur mangkir, tidak berhasil, atau enggan membayar kewajiban cicilan kreditnya maka dari itu utang wesel sifatnya menekan dan memaksa biasanya disini para petugas debt collector divisi col 3 dan col 4 yang menangani.

Baca Juga : Pluggin Autoblogging Untuk WordPress Gratis

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *