Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi

Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi – Karbohidrat merupakan senyama yang tersusun dengan unsur karbon, hidrogen dan juga oksigen. Untuk jumlah atom karbon sendiri beragam tergantung bentuk dari senyawa karbohidrat itu sendiri. Umumnya hampir semua makhluk hidup memerlukan karbohidrat untuk mendapatkan energi. Karbohidrat adalah bahan bakar jangka pendek yang sangat baik untuk organisme uniseluler.

Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi
Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi

Hal tersebut dikarenakan karbohidrat lebih sederhana untuk metabolisme tubuh. Karbohidrat umumnya disimpan dalam molekul glukosa polimer panjang sebagai tempat penyimpanan energi.

Karbohidrat atau sakarida (gula) berdasarkan jumlah unit gula yang menyusunnya terbgai menjadi 2. Yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat sederhana hanya terbentuk dari 1 unit gula (monosakarida) atau unit gula dobel (disakarida). Sedangkan karbohidrat komplek terdiri dari 3-10 unit gula (oligosakarida). Semua karbohidrat mempunyai rumus umum CnH2nOn. Contohnya rumus molekul glukosa sebagai berikut C6H12O6.

Proses Metabolisme Karbohidrat yang Menghasilkan Energi

Metabolisme merupakan reaksi kimia yang terkoordinasi dan terorganisir dengan baik yang terjadi didalam sel. Secara umum pada proses metabolisme mempunyai jalur yang bisa berupa katabolisme (merombak molekul), anabolisme (menyusun molekul) dan amfibolik ( melibatkan katabolisme dan anabolisme). Ada beberapa macam metabolisme karbohidrat seperti glikolisis, siklus asam sitrat dan juga jalur fodfat pentosa. Akan tetapi pembahasan kali ini akan berfokus pada Glikolisis saja.

Glikolisis merupakan proses pemecahan gula yang biasa terjadi pada sel hidup. Glikolisis dipercaya sebagai jalur metabolisme tertua yang dilakukan oleh organisme.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya glikolisis anaerob yang tidak membutuhkan oksigen. Dalam proses glikolisis terjadi proses katabolisme dimana bahan dasar berupa glukosa diubah menjadi asam piruvat serta menghasilkan energi berupa ATP (Adenosine Triphospate). Secara singkat begini proses yang terjadi saat glikolisis.

Glikolisis akan terjadi dalam sitosol sel. Umumnya glikolisis akan terbagi menjadi 2 fase. Fase membutuhkan energi dan fase melepaskan energi.

Pada fase membutuhkan energi, molekul glukosa akan disusun kembali, dan 2 fosfat yang terikat pada glukosa. Fosfat tersebut nantinya akan membentuk gula modifikasi yang tidak stabil (fruktosa-1,6 bifosfat). Kemudian gula modifikasi ini akan terbagi menjadi dua dengan bentuk glyceraldehyde-3-phospate. Fosfat yang digunakan pada fase ini berasal dari ATP.

Fase berikutnya adalah fase melepaskan energi. Pada fase ini glyceraldehyde-3-phospate akan diubah menjadi piruvat.

Pada reaksi ini membuat 2 molekul ATP dan 1 molekul NADH. Pada tahapan ini terjadi 2 kali proses sehingga menghasilkan 4 ATP dan 2 NADH. Simpelnya, glikolisis mengubah glukosa (6 karbon) menjadi piruvat (3 karbon) dengan tambahan produk bersih berupa 2 molekul ATP (4 ATP didapat dengan menggunakan 2 ATP) dan 2 molekul NADH.

Baca juga : Jenis Tanaman Hias Dengan Harga Paling Mahal

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *